Inilah Penyebab Aplikasi Pinjaman Online Ditolak

Inilah Penyebab Aplikasi Pinjaman Online Ditolak

Mengajukan pinjaman online memang mudah. Namun, ada beberapa orang yang ternyata tidak berhasil karena aplikasi pinjaman online ditolak. Sebagai pembelajaran, Anda perlu tahu apa saja penyebab pengajuan kredit online tidak diterima. Dengan begitu, Anda bisa mewaspadainya.

Alasan Mengapa Aplikasi Pinjaman Online Ditolak

Ketika pengajuan kredit online ditolak, pasti ada suatu alasan yang mendasarinya. Berikut ini merupakan beberapa hal yang menjadi penyebab aplikasi pengajuan pinjaman online ditolak.

1. Dokumen sebagai persyaratan tidak lengkap

Syarat utama dalam mengajukan pinjaman online adalah memberikan dokumen yang jelas dan lengkap. Di tahap pertama, pihak pemberi pinjaman online akan melakukan seleksi dengan teliti mengenai kelengkapan dokumen. Apabila sampai di sini tidak lolos, maka tidak akan ke proses seleksi berikutnya.

2. Gagal Melakukan Verifikasi

Ketika melakukan pendaftaran pengajuan kredit online, Anda diminta untuk memasukkan nomor HP yang aktif serta alamat email yang masih berlaku. Hal ini dilakukan untuk melakukan proses verifikasi. Jika nomor HP yang diberikan tidak aktif atau susah dihubungi, proses verifikasi akan gagal.

Baca juga: Tidak Mahal, Investasi Bisa Dimulai dari Rp100 Ribu Saja, Ini Buktinya

3. Jumlah Nominal Pinjaman Terlalu Banyak

Anda bebas menentukan berapa besar jumlah pinjaman yang diinginkan. Namun, nilai tersebut harus dipertimbangkan berdasarkan tingkat kemampuan membayar angsuran. Apabila antara besarnya pinjaman dana online dengan pendapatan Anda tidak seimbang, besar kemungkinan aplikasi pinjaman online Anda ditolak.

4. Memiliki Riwayat Kredit yang Buruk

Saat akan memutuskan apakah kredit online diterima atau tidak, pihak peminjam akan mengecek riwayat kredit melalui BI Checking. Jika ternyata memiliki riwayat kredit yang buruk, maka berpotensi membuat pengajuan dana online ditolak.

5. Jenis Pekerjaan Tidak Sesuai dengan Persyaratan yang Berlaku

Secara umum, calon peminjam dibedakan menjadi tiga jenis yaitu karyawan, profesional dan pengusaha. Seorang karyawan yang sering mengalami penolakan aplikasi dana online adalah karyawan yang masih baru, sehingga masih sebagai karyawan kontrak. Belum lagi gaji yang didapatkan belum masuk kriteria yang ditentukan. Sementara bagi pengusaha yang sering ditolak pengajuan dana online adalah mereka yang memiliki usaha baru kurang dari 2 tahun, perkembangan bisnis kurang bagus, tidak ada aset dan lain sebagainya.

6. Adanya perbedaan nama di buku tabungan

Syarat melakukan pengajuan pinjaman online adalah memiliki rekening pribadi atas nama diri sendiri. Jika ternyata Anda belum memiliki nomor rekening, maka aplikasi kredit online bisa saja ditolak. Perbedaan nama ini membuat uang tidak bisa masuk ke nomor rekening Anda.

Setelah mengetahui hal-hal yang membuat aplikasi pinjaman online di tolak, kini Anda bisa waspada dan menghindarinya sehingga proses kredit lancar.

Anda bisa memilih pinjaman online di CekAja.com. Informasinya bisa dilihat di sini https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online. Situs ini menyediakan aneka jenis produk pinjaman online untuk pribadi sampai bisnis mulai skala kecil hingga menengah. Anda bisa memilih besarnya jumlah pinjaman sesuai kebutuhan.

Tinggalkan Balasan